halaman 3 sampai 12 berjumlah 112 orang. Supaya dicocokan ya, berapa jumlah sebenarnya. Kemudian, masih ada beberapa Kuasa Hukum yang belum menandatangani Surat Kuasa, apa memang tidak jadi atau memang bagaimana ya? Kemudian dari permohonan halaman 140 itu ada hal yang sangat mendasar, untuk angka 32, Papua Barat. Untuk jelasnya saya bacakan. Bahwa dalam tahapan dan pelaksanaan pemungutan suara pada pemilu Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Tahun 2014 di Papua Barat telah dinodai dengan berbagai macam, dengan berbagai pelanggaran yang bersifat terstruktur, sistematis, dan masif, yang dilakukan oleh pejabat-pejabat daerah dan kepala-kepala suku dengan maksud untuk memenangkan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presdien Nomor Urut 1. Nah, dalam pemilihan presiden dan wakil presiden RI Tahun 2014 di sembilan kabupaten di Provinsi Papua Barat. Apakah memang maksudnya seperti itu? Atau bagaimana? Ya, terima kasih Pak Ketua. 31. KETUA: HAMDAN ZOELVA Ya, silakan Pak Aswanto? 32. HAKIM ANGGOTA: ASWANTO Terima kasih Pak Ketua. Saudara Pemohon, saya mulai dari petitum pada halaman 104, pada petitum itu kan Pemohon meminta yang konkret. Artinya, permintaan Saudara kami sudah paham itu konkret. Nah tentu perlu juga argumen yang konkret untuk membuktikan yang konkret tadi. Saya ingin memberikan contoh saja misalnya Saudara menggunakan kalimat … ada dalil yang menguraikan bahwa ada indikasi money politics, tentu kalau kita berbicara indikasi itu tidak sinkron dengan apa yang Saudara minta di petitum karena di petitum Anda meminta konkret, sementara kami disuguhi yang indikasi. Nah, itu yang perlu jadi catatan. Kemudian pada bagian lain misalnya Saudara Pemohon menguraikan atau menyampaikan dalil mengenai istilah pengkondisian hasil perhitungan melalui panitia pemilihan dan aparatur pemerintah di kabupaten Jombang, Sumenep, Kediri. Nah, ini perlu diuraikan yang Saudara maksud pengkondisian itu apa? Yang konkret! Sehingga kami nanti tidak kesulitan mereka-reka apa yang sebenarnya yang Saudara maksud. Dan yang paling terakhir saya kira, saya ingin menyampaikan bahwa petitum Saudara tadi konkret, sekali lagi mungkin bisa disisir lagi nanti tidak menggunakan kalimat-kalimat yang bersayap tapi kalimatkalimat yang memang maknanya tunggal, sehingga kami tidak kesulitan 21

Select target paragraph3