Untuk membuktikan kebenaran dari apa yang kami sampaikan ini,
kami akan membuktikannya dengan seluruh formulir C-1 yang kami
miliki sekitar 52.000 TPS dan kami peroleh sesuai dengan aturan hukum
dan etika berdemokrasi.
Majelis Hakim Yang Mulia, berdasarkan bukti-bukti yang ada pada
Pemohon, sesuai dengan form DA1, DB1 di seluruh provinsi, dan seluruh
kabupaten/kota, hasil rekapitulasi perolehan suara versi Pemohon
ditemukan adanya penggelembungan perolehan suara pasangan calon
presiden dan wakil presiden Nomor Urut 2 sebanyak 1.500.000 suara
dan ditemukannya pengurangan perolehan suara Pasangan Nomor Urut
1 sebanyak 1.200.000 suara yang terdapat di 100 ... lebih kurang
155.000 TPS.
Menurut pendapat dan penilaian kami, proses pelaksanaan
pemilihan umum presiden dan wakil presiden tahun 2014 telah
berlangsung dengan tidak jujur dan tidak adil, serta penuh dengan
praktik kecurangan yang dilakukan oleh Termohon sehingga
menguntungkan pasangan calon Nomor Urut 2. Oleh karenanya,
Pemohon menolak hasil dan menyampaikan keberatan kepada Termohon
pada saat Pleno Rekapitulasi Perhitungan Hasil Perolehan Suara Tingkat
Nasional pada tanggal 22 Juli 2014 dengan mengisi formulir keberatan
model DD2-KWK.KPU.
Majelis Hakim Yang Mulia, menurut hasil telaah kami, Termohon
sebagai penyelenggara pemilu telah melakukan kecurangan secara
terstruktur, sistematis, dan masif dengan cara mengabaikan DP4 (Data
Penduduk Pemilih Potensial Pemilu) sebagai sumber penyusunan DPS
dengan menambahkan jumlah DPT dan memverifikasi daftar pemilih, hal
ini dapat kita lihat dari fakta sebagai berikut.
1. Berdasarkan keputusan KPU Nomor 240/KPTS/KPU Tahun 2014
tentang Perubahan Penetapan Rekapitulasi DPT tanggal 15 Februari
2014 adalah sebesar 185.822.507 orang.
2. Berdasarkan keputusan KPU Nomor 354/KPTS/KPU Tahun 2014
tentang Perubahan Penetapan Rekapitulasi DPT tanggal 28 Maret
2014, DPT pemilu legislatif adalah sebesar 185.827.999 orang.
3. Berdasarkan keputusan KPU Nomor 477/KPTS/KPU Tahun 2014
tentang Perubahan Penetapan Rekapitulasi DPT Pilpres tanggal 13
Juni 2014 adalah sebesar 188.268.423 orang.
4. Pada
saat
pelaksanaan
pilpres
berdasarkan
Http://pilpres2014KPU.go.id/ dc1.php atau rekap DC1 tanggal 9 Juli
2014 adalah sebesar 191.841.733.
Dari keputusan-keputusan KPU tersebut, terlihat sangat jelas
penambahan DPT sejak bulan ... tanggal 15 Februari 2014 sampai
dengan 9 Juli 2014 adalah sebanyak 6.019.266 pemilih. Hal ini
melampaui tingkat pertumbuhan penduduk per tahun yang wajar.
Adapun pertambahan DPT yang sangat spektakuler terjadi antara
7